Thursday, May 10, 2012

Sejenak Menundukkan Kepala

Posted by » Nabila Sumargono at Thursday, May 10, 2012


Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, kesabaran, dan ketabahan.


Kita tak dapat memilih kapan, di mana, dan bagaimana akan mati.Tapi satu yang pasti, setiap diri pasti akan mencicipi mati.



Kematian tidak akan bertanya apakah kita sudah siap atau belum saat menghadapinya. Kini yang pergi, takkan kembali. Kita yang masih di sini? 
Apa yang bisa kita lakukan selagi hidup?


"Selama belum mati, dosa-dosa bisa diampuni asal mau tobat dan tidak diulangi, kecuali dosa had karena di Indonesia tidak bisa melaksanakan kafarohnya. Maka, hindarilah pelanggaran-pelanggaran itu." (Bapak)

0 Comments:

Post a Comment

 

IncrediBila Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review