Saturday, November 7, 2009
Puisi Lagi, tapi bukan pesenan Pak Har
Hanyalah dirimu, lelaki
yang menciumiku saat kuhirup wanginya dunia
Membisikkan harapan dan perlindunganmu untukku
Lalu pelukmu menyapa jerit tangisku
Engkaulah, jiwa
Dalam nadiku kau berikan hidupmu
Menunjukkan keindahan duniawi,
kau kenalkan Ilahi penggenggam langit dan bumi
Dan engkau, cinta
Tutur lembutmu nyanyian surgawi
Aromamu sirat kesediaan atas pengorbanan
Kesetiaan tanpa berkeluh kesah
Engkau ciptakan pribadi unggul diriku
Wahai engkau, sayang
Tentang berlian yang indah, tak perlu kau hiraukan
Tak kuharap intan permata darimu
Sebab aku adalah gadismu
Kau adalah milikku
Karena engkau, Bapak
Dalam harimu yang semakin senja
Bukan air mata yang akan kuciptakan
Melainkan segar nafasmu yang berujar,
“Engkau putriku!”
Kalijaga, 22 September 2009
dalam detik bertambahnya usiamu
komentar penulis: nambah lagi..
Puisi Pesenan pak Har
Di tempat yang tinggi
dari apartemen itu
Ia menelepon
Lalu didengarkannya suara merdu dari jauh sana
Suara lelaki yang ia amat kasihi
Getar itu cinta yang terpendam
Berbicara kepadanya setengah berbisik
Katakan kapan kau akan pulang
Tetapi saat ia mendengar
Sebuah tangis rindu yang tak terbalas di ujung sana
Ia harus menghapus air mata di pipinya
Dan berkata aku mencintaimu ibu
Akulah permata yang kaubanggakan
Putrimu pilar bangsa
Tanpaku, presiden tak dapat mengais rupiah
Sang ibu masih menyimpan air mata di hari senjanya
Aku tak butuh ringgitmu, sayang
Hanya engkau yang kuharapkan di sampingku
Akan kusisir lagi rambutmu
Dan kuberi pita merah
Seperti dulu
Lagi, sang kekasih membisikinya
Kembalilah, aku merindukanmu
Takkan kubiarkan kau pergi lagi sayang
Akan kukecup keningmu dalam keheningan malam
Dan kuberikan hanya padamu
Aku akan pulang
Aku pasti akan pulang, ucapnya getir
Tak perlu kau menantiku
Hanya sebut namaku dalam doamu
Lalu kau sambut kepulanganku dengan sejuta rasa
Cukup itu yang kumau
Takkan lagi aku meminta
Hatinya menjadi lega
Lalu terbang
Melayang mencari kedamaian yang dinantinya
28 Oktober 2009
di kegelapan yang awal
komentar pribadi:
terlalu polos, kaga ada majas2nya
sangat amat tidak bombastis
tapi lumayan, daripada berhenti nulis
Friday, October 23, 2009
Antara Afasia dan Overdosis Belajar
Kamis, 22 Oktober 2009 kembali kelas XII IPA 1 bertemu Pak Har. Belajar Bahasa Indonesia lagi. Lalu ada sedikit ribut di luar kelas dan membuat beliau keluar kelas. Beliau kembali ke kelas dan bercerita bahwa siswa kelas XI protes keras dengan diadakannya kelas tambahan sore.
“Waah, otakmu bisa-bisa korslet. Kalau korslet apa jadinya?”
Saturday, October 10, 2009
Smansa Pati on Celebrating Green Day
Katakan tidak untuk asap rokok, kendaraan bermotor
Dulu istilahnya menanam 1000 pohon.
Sekarang gaya, pakai bahasa Inggris.
Kegiatan 1 hari penuh.
Menanam 5 bibit pohon tiap kelas

Bibit mangga
Bibit matoa…Bibit apa lagi ya?
Untung bukan Bibit Waluyo,, (piss.. Pak Gubernur)
Yang lain ikutan lomba membuat poster

Sebetulnya lebit tepat disebut grafiti
Biar begitu semua berharap hujan duit lima ratus ribu rupiah dari saku Pak Parno, kepala sekolah kita
Semua kotor

Semua senang

Semua berpartisipasi
Biar green day tetap panaaaas…

Inilah Green day di Smansa Pati, 10 Oktober 2009
Thursday, October 8, 2009
Sukron untuk Surga Dunia
-Kasihmu Surga Dunia-
Segalanya indah dan gemerlap
Segalanya pantas untuk kudapat
Ku tahu betapa beruntung aku
Mereka mencintai dan menginginkanku
Tapi yang kumau hanya satu
Tidak lebih, apalagi kurang
Kubertanya pada nasib
Pertanda mana yang Dia tunjukkan
Kemudian tatapanmu menghujam sanubariku
Saat itulah ku tahu pada akhirnya
Kaulah yang kudamba
Mendengarmu tak ingin kuberpaling
Menatapmu merangkai surga dunia
Merengkuhmu kasih berbalas yang ku pinta
Akulah detak di jantungmu
Tak seorang yang menggantikan sentuhanku
Lagi-lagi tetapi
Jarak terbentang memisahkan kita
Terlalu jauh aku darimu
Berbeda kiblat aku denganmu
Andai bisa kau mendekapku
Takkan kuulangi kecerobohan ini
Berharap aku akan kasihmu
menyertai Kasih Ilahi untuk kita
berdua selamanya
Sunan Kalijaga dalam tasbih malam,
1 Oktober 2009
Pendapatnya yang pertama terucap saat memegang lembar tugasku itu, "Waah, fotonya berhasil ini.. hehe. Fotogenik..."
duuh, seneng bangeet.. Pak har muji fotoku. Setelah itu Pak har membaca satu bait awal, dan komentarnya lagi, "ya.. luar biasa. Dalam sekali maknanya, mengandung filosofi.."
Woop.. filosofi paan, batinku. itu puisi aku buat sesuai keadaan hatiku saja. tapi baguslah, ternyata kata-kata yang aku taruh di puisi itu ga bombastis, haha.
kesimpulannya, menulis puisi ga sesulit yang kita bayangkan lho!
Kasihmu Surga Dunia
Segalanya indah dan gemerlap
Segalanya pantas untuk kudapat
Ku tahu betapa beruntung aku
Mereka mencintai dan menginginkanku
Tapi yang kumau hanya satu
Tidak lebih, apalagi kurang
Kubertanya pada nasib
Pertanda mana yang Dia tunjukkan
Kemudian tatapanmu menghujam sanubariku
Saat itulah ku tahu pada akhirnya
Kaulah yang kudamba
Mendengarmu tak ingin kuberpaling
Menatapmu merangkai surga dunia
Merengkuhmu kasih berbalas yang ku pinta
Akulah detak di jantungmu
Tak seorang yang menggantikan sentuhanku
Lagi-lagi tetapi
Jarak terbentang memisahkan kita
Terlalu jauh aku darimu
Berbeda kiblat aku denganmu
Andai bisa kau mendekapku
Takkan kuulangi kecerobohan ini
Berharap aku akan kasihmu
menyertai Kasih Ilahi untuk kita
berdua selamanya
Sunan Kalijaga dalam tasbih malam,
1 Oktober 2009
Pendapatnya yang pertama terucap saat memegang lembar tugasku itu, "Waah, fotonya berhasil ini.. hehe. Fotogenik..."
duuh, seneng bangeet.. Pak har muji fotoku. Setelah itu Pak har membaca satu bait awal, dan komentarnya lagi, "ya.. luar biasa. Dalam sekali maknanya, mengandung filosofi.."
Woop.. filosofi paan, batinku. itu puisi aku buat sesuai keadaan hatiku saja. tapi baguslah, ternyata kata-kata yang aku taruh di puisi itu ga bombastis, haha.
kesimpulannya, menulis puisi ga sesulit yang kita bayangkan lho!
Friday, October 2, 2009
Departemen / Kementerian Republik Indonesia
beberapa dinas pemerintah Indonesia butuh tenaga lulusan SMA. Eh aku jadi kepikiran buat tau di Indonesia ada departemen apa aja sih. Berikut nih yang aku dapet setelah "nyapu" banyak halaman
Departemen / Kementerian
Kementerian Koordinator
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
Kementerian Koordinator Bidang Polhukam
Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat
Departemen
Departemen Agama
Departemen Dalam Negeri
Departemen Energi Dan Sumber Daya Mineral
Departemen Luar Negeri
Departemen Hukum Dan Hak Asasi Manusia
Departemen Kehutanan
Departemen Kesehatan
Departemen Keuangan
Departemen Kelautan Dan Perikanan
Departemen Kebudayaan Dan Pariwisata
Departemen Komunikasi Dan Informatika
Departemen Pekerjaan Umum
Departemen Perhubungan
Departemen Pendidikan Nasional
Departemen Perdagangan
Departemen Pertanian
Departemen Pertahanan
Departemen Perindustrian
Departemen Sosial
Departemen Tenaga Kerja Dan Transmigrasi
Kementerian Negara
Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara
Kementerian Negara Koperasi Dan UKM
Kementerian Negara Lingkungan Hidup
Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara
Kementerian Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/BAPPENAS
Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan
Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal
Kementerian Negara Pemuda Dan Olahraga
Kementerian Negara Perumahan Rakyat
Kementerian Negara Riset Dan Teknologi
Lembaga Setingkat Menteri
Sekretariat Negara
Sekretariat Kabinet
Jaksa Agung
Tentara Nasional Indonesia
Kepolisian Negara Republik Indonesia
mudah2an berguna, buat nyari kerja atw apaa gitu. kalau mau nyari kerja di Deplu, misalnya.. tanya mbah google dgn keyword "lowongan pekerjaan departemen Luar Negeri".. dsb